Senin, 30 Januari 2012

Cara asyik menghapal al-qur'an (2)

    Pada bagian sebelumya telah dijelaskan bahwa selama ini kita menghapal alqur’an hanya melibatkan salah satu belahan otak kita yaitu otak kiri. Sekarang saatnya kita membangunkan otak kanan kita dari tidur panjangnya. Saatnya kita menggunakan kedua belah otak kita.
     Ada banyak cara yang ditawarkan untuk menghapal alquran. Namun dari sekian banyak cara tersebut, saya menemukan cara yang  sesuai dengan cara kerja otak disini. Beranjak dari sana, ada beberapa hal yang harus kita persiapkan dalam menghapal alqur’an agar dapat mengoptimalkan kerja kedua otak kita.  

Menurut Ibrahim Vatih hal-hal yang perlu dipersiapkan antara lain:

Kemampuan dasar memahami kaidah-kaidah bahasa arab.
Sebagian dari anda tidak atau belum memiliki ilmu tentang kaidah-kaidah bahasa arab.Solusi alternatif-nya silahkan anda mengikuti kursus kilat tentang dasar kaidah bahasa arab. Kemampuan ini akan sangat membantu anda dalam menghafal al-qur’an yang juga berbahasa arab. Jika anda merasa malas ikut kursus-kursusan silahkan ikuti solusi alternatif lainnya yang bisa anda lihat pada peralatan ‘tempur’ berikutnya.

Al-qur’an terjemah.
Nah, ini merupakan salah satu solusi alternatif bagi anda yang belum memahami kaidah bahasa arab. Dengan memanfaatkan al-quran ini akan mempermudah anda dalam bervisual. Anda akan dengan mudah membayangkan kejadian-kejadian yang sedang anda hafal. Ingatlah bahwa visualisasi (membayangkan) termasuk dalam langkah melatih sekaligus membangkitkan otak kanan. Mudah membedakan ayat-ayat mustasyabihat (ayat yang serupa).Mempercepat proses menghafal.
Sambil membaca ayatnya sambil anda lihat pula terjemahannya. Setelah itu padukan keduanya. Bacalah ayatnya sambil memvisualkan kejadian yang sedang anda baca. Ulangi hanya dengan beberapa kali, insya Allah semua akan terekam dengan mudahnya.Bila anda masih merasa kesulitan, itu wajar. Karena anda belum terbiasa melakukannya. Tetaplah bervisual. Biarkanlah otak kanan anda terlatih, biarkan ia bangun dengan sendirinya.Bila al-qur’an terjemah yang anda miliki belum mampu membuat perkembangan terhadap hafalan anda, ada solusi lainnya. Apa itu?Sekarang ada al-qur’an terjemah per-kata. Sebenarnya sudah lama beredarnya, namun masih sedikit dari kita yang tahu tentang keberadaannya.

Niat yang disertai Kesungguhan.
Sudah benarkah anda dalam berniat? Bagaimana kesungguhan anda?
Semarak aroma tahun baru akan hilang hanya dalam tempo satu minggu. Jangan sampai adanya niat dan semangat kesungguhan itu hadir secepat hilangnya pula.

Motivasi yang membangun
Seperti yang sudah saya paparkan di atas tentang perlunya sebuah motivasi.
Semisal anda berkeinginan membeli sebuah tas baru, dan sudah mempunyai dana segar untuk ditukar menjadi sebuah tas idaman. Tahanlah keinginan anda, jadikanlah ia sebagai motivasi anda. Dana itu baru akan anda belanjakan ketika 1 juz telah anda genggam, atau minimal satu surat telah anda hafal.
Permisalan di atas hanyalah salah satu contoh motivasi kecil. Dan tentunya anda mempunyai motivasi yang jauh lebih besar dalam mengkhatamkan al-quran.

Luangkan waktu.
Dalam 1 hari ada 24 jam, bisakah anda menyisihkan seper-lima dari satu hari anda untuk fokus menghafal? Sisihkan 4 jam anda untuk alqur’an.

Buatlah jadwal khusus untuk menghafal.
Bagi anda yang sibuk dengan agenda-agenda padat dan dikejar-kejar deadline, mungkin anda bisa menyisihkan 1 dari 24 jam yang anda miliki untuk menghafal. Pastikan bahwa dalam satu jam, anda sudah menyelesaikan minimal satu halaman. Ingat tentang metode visual. Jangan sia-siakan akhir pekan anda untuk bersantai-ria.

Tempat serta waktu khusus.
Tentukanlah di mana anda merasa nyaman untuk bermesraan dengan ayat-ayat langit. Tentukan pula waktu-waktu di mana anda merasa nyaman sambil menyesuaikan kondisi.
Setelah anda menemukan waktu dan tempat yang fix, pertahakanlah keduanya agar tetap bisa berjalan pada waktu dan tempat yang sama utuk hari-hari selanjutnya.

Hadirnya seorang Guru.
Anda membutuhkan seorang guru dalam menghafal, orang yang akan menyimak hafalan anda dan membetulkan bacaan ketika salah.Akan sulit bagi anda memiliki hafalan yang kuat namun tak didampingin seorang guru. Bila anda terlalu sibuk untuk mendapatkan seorang guru atau kesulitan dalam menjumpainya, anda bisa meminta tolong seseorang (teman, kolega) untuk menyimakkan hafalan anda pada mereka. Mereka tidak harus seorang hafidz/ah.Yang terpenting simakkanlah hafalan yang telah anda buat untuk semakin memperkokoh keberadaannya dalam otak anda hingga akhirnya bisa menancap pula di hati.

Itulah hal-hal yang harus dipersiapkan dalam menghapal alquran. Bagaimana? Semoga langkah-langkah kecil ini mampu membangkitkan semangat kita untuk menhapal alquran. Dengan membangunkan otak kanan kita dari tidur panjangnya insyaallah kita akan lebih mudah mengapal alquran.

Artikel terkait :
Cara asyik menghapal al-qur'an (1)